KEMATIAN, SUATU KENISCAYAAN

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Artinya: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”

 Satu tahun kebelakang (Kamis-Jum’at 6-7 September 2012 M/19-20 Syawwal 1433 H) istri saya memberi kabar bahwa dua orang tetangga di kampung meninggal dunia. Yang satu wanita setengah tua dan yang satu lagi laki-laki separuh baya.

Beberapa bulan yang lalu, (10 Pebruari 2013 M – 29 Rabiul Awwal 1434 H) istri saya kembali memberi kabar bahwa dua orang tetangga di Kampung meninggal dunia. Dua-duanya laki-laki separuh baya.

Awal bulan Juli 2013 (sebelum Ramadhan), giliran uak (kakak ibu) saya yang dipanggil ke hadirat ilahi. Saya melihat jelas wajah al-marhum saat kain kapan bagian wajahnya dibuka untuk masukan kedalam liang lahat. Wajah tua yang teduh dengan sedikit senyuman, seakan pertanda ridho dijemput untuk kembali ke tempat asal.

Ibarat daun yang telah menguning di sebuah pohon, akan terlepas dari tangkai jika telah datang masanya. Tapi, manusia berbeda dengan daun, kematian bukan hanya niscaya bagi mereka kaum tua, ia bisa menyapa anak muda, balita bahkan bayi yang masih berada dalam rahim ibu yang mengandungnya. Baca entri selengkapnya »

Sang Pembelajar

 Anak laki-laki itu hanya tamat Sekolah Dasar (dulu Sekolah Rakyat). Kemudian masuk Madrasah Thawalib yang didirikan bapaknya. Tapi sering membolos. Bahkan kemudian berhenti sekolah dan mengikuti Tukang Kaba (tukang cerita keliling).

Usia bertambah. Membangkitkan kesadaran. Tanpa ilmu Ia bisu, tanpa agama Ia hina. Ia  belajar dan terus belajar. Otodidak sejati. Tidak pernah lagi mengenyam pendidikan fomal, menengah maupun bangku kuliah. Ia telaah Kutubut-turats berbahasa Arab. Ia pelajari literasi berbahasa Inggris. Ia kunyah buku-buku sastra. Ia lahap sejarah. Ia kaji buah karya para pemikir muslim dan  barat. Dalam kamusnya, tak ada dikhotomi ilmu agama dan ilmu dunia, semua Ia baca. Tak ada klasifikasi disiplin ilmu yang menyekat, untuk berhenti belajar. Ia berusaha keras, menguasai semua.

Suatu ketika, ia mencium tangan ayahnya, meminta ijin untuk pergi. Mengembara entah kemana. Padahal, Ia berniat melaksanakan ibadah haji ke Mekah. Ia mencari biaya sendiri. Setelah sampai disana, barulah Ia berkirim surat bahwa Ia sudah berada di tanah suci. Sang ayah terharu, air matanya menitik. Anak yang susah diatur itu sudah menemukan jati dirinya.

Waktu berlalu, puncak kematangan intelektual ia capai. Sederet karya tulis menjadi warisan berharga yang ia tinggalkan untuk generasi bangsa yang hidup setelahnya. Silahkan baca Buku ‘Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk’, akan Anda dapati bahwa pengarangnya orang yang faham sastra dan tren budaya di zamanya.  Silahkan baca buku ‘Dari Perbendaharaan Lama’, akan anda dapati bahwa pengarangnya orang yang faham Sejarah Islam. Sejarawan budayawan yang nyastra. Dalam buku tersebut, Ia menyebutkan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7, lebih cepat 4 abad dibandingkan tulisan yang ada di buku-buku sejarah Indonesia, abad ke-11. Ia bahas sejarah ibarat sebuah kisah. Baca entri selengkapnya »

BUKU API SEJARAH, Hadiah Dari Seorang Sahabat

Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi Meninggal

Kemarin, Kamis, 21 Maret 3013 M – 9 Jumadil Akhir 1434 H seorang ulama besar muslim kelahiran Turki berkebangsaan Syiria,  Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi telah meninggal dunia. Rasa sedih yang  mendalam saya rasakan, satu-satu para ulama besar meninggal dunia. Padahal, regenerasi ulama termasuk salah satu yang paling sulit dilakukan.

Beliau meninggal saat mengajar dan penyebab kematianya karena bom bunuh diri (entah dari pihak mana), dua puluh orang lainya ikut meninggal bersama beliau (dari berbagai sumber).

Muhammad-Said-Ramadhan-Al-Buthi-Crop Baca entri selengkapnya »

Ayo Desain Rumah Sendiri dengan Google Sketch Up

ini posting asli hasil iseng, saya bukan desainer dan tidak punya latar belakang desain apalagi arsitektur, teknik sipil atau apalah namanya. tapi, saya adalah penganut kalimat, “Kalau orang lain bisa, saya juga pasti bisa!”

ya, kita juga pasti bisa, hanya kualitas akan berbeda antara amatir dengan profesional, antara pemula dengan master. wajar. yang ga wajar adalah punya mimpi tapi tidak mau realisasi, punya cita-cita tapi hanya berpangku tangan seperti si Kabayan.

walaupun si Kabayan orang Sunda, tapi orang Sunda bukan si Kabayan. jadi, saya mau bikin rumah dan mau mendesain sendiri rumah tersebut dengan Google Sketchup dan Sweet Home 3D.

Untuk tutorial dasar membuat desain dengan Google Sketchup, silahkan kunjungi posting saya di link ini!

ini hasil iseng-iseng mendesain amatiran.

******************

ini tampilan Google sketchup kosong

00 Baca entri selengkapnya »

Islamic book fair 2013

menuju ummattt3

(sumber gambar : http://www.islamic-bookfair.com/images/menuju%20ummattt3.jpg)

Ahad, tanggal 3 Maret 2013 M – 22 Rabiul Akhir 1434 H sempat mengunjungi Islamic Book Fair di Istora Gelora Bung Karno Senayan. Alhamdulillah ada buku yang dibawa pulang dan hampir semuanya berbahasa arab. Walaupun tidak begitu banyak tapi cukuplah untuk sekedar menghilangkan dahaga ilmiah. Baca entri selengkapnya »

Mari Mendulang Pahala dengan Berbagi

“Bisa jadi, apa yang Anda anggap kecil dan sederhana ternyata  besar dan sangat bermakna bagi orang lain. Mari mendulang income pasif pahala dengan membuat karya bermakna.”

Berbuat baik bisa dengan berbagai cara. Jika secara ekonomi tidak mampu untuk memberi kontribusi kepada orang lain, ada solusi lain yang bisa ditempuh. Memberikan ide, membantu dengan tenaga, ikut menyalurkan dan mendistribusikan, mencarikan penyumbang dana, dan langkah-langkah kreatif lainya. sehingga, keran pahala bisa tetap mengalir  tanpa tersumbat kendala ekonomi.

Dalam ranah maya (internet), pahala juga bisa tetap lancar mengalir menjadi income pasif. Postingan yang baik, nasihat kepada kebenaran, ajakan untuk memperbaiki khilaf dan salah, update status yang membuat orang sadar atau membangkitkan semangat, Twit yang bermakna, bahkan jika mau lebih bersabar dan memberikan energi agak besar buatlah beberapa lembar tutorial, panduan, tips, atau apa lah namanya, yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Silahkan pasang di Blog dan persilahkan juga para pengunjung untuk mengambil manfaat darinya. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam ilmu, Umum. 5 Comments »