Menanam Pohon Kurma dari Biji

    2      8

4   pix_gal2

6     7

(gambar sebagai ilustrasi diambil dari internet, tidak sempat mencatat sumbernya)

suatu saat, seorang teman datang berkunjung. Diantara obrolan, dia mengatakan bahwa ada biji kurma bisa tumbuh di halaman rumahnya. Saya cukup terkejut, sebab selama  ini secara pribadi saya kurang begitu tahu kalau kurma bisa tumbuh tanpa perawatan.

Ramadhan kemarin, seperti biasa saya selalu berusaha menghadirkan kurma sebagai salah satu makanan untuk ta’jil. Kebetulan, tempat kerja juga memberi hadiah kurma packing seberat 2 Kg.  Biasanya, selesai makan kurma saya lempar biji-bijinya ke pojok taman kecil di kantor.

Entah setengah atau satu bulan kemudian, saya melihat di pojok taman banyak tumbuh ilalang (belasan), tingginya mayoritas 30 CM, ada yang lebih sehingga daunnya melengkung kebawah, dan daunnya sudah ada dua helai.

Akhirnya saya berniat untuk mencabuti pohon-pohon ilalang tersebut, karena tidak indah dipandang. Cukup sulit untuk dicabut karena akarnya sudah menancap dalam ke tanah. Ketika itu saya agak heran karena ilalang yang dicabut memiliki biji besar kesamping (bekas tumbuh yang masih menempel). Saat diperhatikan lebih dekat, ternyata itu biji kurma dan pohon itu semuanya pohon kurma bukan ilalang.

arhsa-taman(gambar taman setelah pohon-pohon kurma dipindahkan, dulu belum ditanami bunga)

Saya tertegun. Ternyata, di taman kecil kantor tumbuh pohon kurma dari biji-biji yang saya lemparkan setiap selesai memakan buahnya. Subhanalloh. Saya sudah melihat pohon kurma yang ditanam di halaman beberapa mesjid kota. Begitu juga Bapak Kyai di Pesantren tempat saya mengajar dulu menanam pohon kurma di pot (beli sudah tumbuh). Tapi, sekarang saya menyaksikan sendiri kurma tumbuh dari biji yang saya lemparkan sendiri.

Akhirnya, saya gali semua dan saya pindah ke bekas botol air mineral, karena pasar cukup jauh untuk membeli polybag. Beberapa Minggu kemudian saya bawa pulang ke rumah di Garut. Sampai saat ini, hanya empat pohon yang tersisa, itu pun tidak bertambah tinggi. mungkin karena mayoritas akarnya terpotong saat dicabut paksa, karena sudah terlalu dalam.

Setelah itu, saya setiap kali makan kurma selalu melemparkan ke pojok tertentu dan mengontrol apakah tumbuh lagi atau tidak. Ternyata banyak yang tumbuh lagi. Tapi, selalu terlambat ketahuan karena taman sudah ditanami bunga, Jadi agak tersamar.

Sebaiknya, Anda menanam langsung di polybag atau pot, sebab akar kurma yang berada didalam tanah ukuran panjangnya bisa tiga atau empat kali bagian yang muncul di permukaan. Cara terbaik menurut beberapa sumber, adalah dengan merendam semalaman kemudian membersihkan kulit dan kotoran yang menempel, setelah itu rendam lagi semalaman, kemudian simpan di kapas basah dan tunggu ia tumbuh. Jangan lupa jaga kelembaban kapasnya. Kalau saya sih, lempar saja ke halaman. Tapi nanti Insya Allah akan lebih teratur. Maklum, Kemarin belum tahu ilmunya.

arhsa-kurma (2)(ini adalah pohon kurma yang ketahuan tumbuh saat tingginya 5 CM, akarnya selamat. ukuran akarnya hampir 20 CM)

Berikut adalah gambar-gambar pohon kurma generasi kedua yang saya pindahkan ke botol-botol bekas air mineral. Generasi pertama lupa tidak sempat terdokumentasikan.

arhsa-kurma (3)

(Bijinya masih terlihat menempel. Akar tumbuh dari bagian tengah, bukan dari ujung seperti biji buah-buahan lain)

arhsa-kurma (4)

(Sudah berdaun dua helai, tinggi 25 CM)

arhsa-kurma (5)(Sudah berdaun dua helai, tinggi 25 CM)

arhsa-kurma (6)(yang ini paling tinggi di generasi kedua, 30 CM lebih, tampak samping)

arhsa-kurma (7)(yang ini paling tinggi di generasi kedua, 30 CM lebih, tampak depan. mirip ilalang)

arhsa-kurma (17)(lima pohon generasi kedua)

arhsa-kurma (10)

arhsa-kurma (11)

arhsa-kurma (12)(Pohon kurma yang tidak dipindahkan, karena posisinya ditepi dinding dan akarnya sudah menancap dalam)

arhsa-kurma (13)(ukurannya 45 CM dengan daun dua helai, sehingga melengkung ke bawah)

arhsa-kurma (14)(Pohon kurma yang mati karena dicabut paksa dan akarnya putus, posisi sama disisi dinding)

arhsa-kurma (15)(sisa biji-biji kurma yang tidak tumbuh)

arhsa-kurma (16)(biji kurma DPR -Di bawah Pohon Rindang-)

arhsa-kurma (18)(bijinya masih menempel)

***

beberapa gambar dari perusahaan pembibitan pohon kurma (tetangga sebelah). Jika ingin membeli bibit, kerjasama atau menambah pengetahuan tentang Pohon Kurma, silahkan berkunjung ke situsnya: http://berkahpohonkurma.wordpress.com/

bibit-usia-2-3-bulan

bibit-usia-3-4-bulan

bibit-usia-12-16-bulan

img02422-20120424-1055

Ke depan, saya ingin menanam pohon kurma satu kebun (dipinggir-pinggir kebun dan ditengahnya ditamnami pohon-pohon buah lain seperti Tin, Zaitun, Anggur, Pepaya, Pisang, Jeruk, dll.) dan di ujung-ujung pematang sawah. Walaupun kurma dari biji cenderung menjadi jantan dan tidak berbuah, tidak apa-apa, buahnya bisa beli dari toko/pasar.

Kenapa? sebagai pelaksanaan anjuran Rasulullah untuk menanam pohon. dan sebaik-baik pohon adalah pohon kurma. Tahan cuaca panas, berumur lama, tidak ada pemeliharaan khusus, menahan erosi, melindungi pepohonan lain, dll. Syukur-syukur bisa berbuah seperti yang terjadi di Bekasi, Bogor dan bangka. Amin ya Robb.

42 Tanggapan to “Menanam Pohon Kurma dari Biji”

  1. azfiamandiri Says:

    Kayanya sy lebih ingin sebagai hiasan sj; demi mengingatkan kita kepada hadits Rasulluloh Saw.. soal buah, gampang tinggal beli 🙂

    • arhsa Says:

      Apapun tujuannya, silahkan segera dimulai menanam. Ternyata, pohon kurma termasuk diantara jenis pohon yang paling baik untuk mengurangi pemanasan global. Jika hanya ditanam di pot sebagai hiasan fungsinya kurang maksimal.

      Menanam di sudut pekarangan atau di pinggiran kebun akan lebih bermanfaat karena bersinggungan langsung dengan tanah.

      Budidaya pohon kurma juga bisa menghasilkan pemasukan ekonomis dan berpahala, menanm sendiri, menjual dan mengajak orang lain untuk mau menanam.

  2. Fanan Says:

    Insyaallah sy jg ingin coba menanam, buang biji ke tanah daripada buang biji ke tempat sampah, thanks pencerahannya…

    • arhsa Says:

      “buang biji ke tanah daripada buang biji ke tempat sampah” Subhanalloh, kalimat yang sangat baik, bagus untuk menjadi slogan para cinta lingkungan seperti green peace.

      Al-hamdulillah, Marilah kita menanam pohon. Sebab, dalam Ajaran Islam ada anjuran untuk menanam pohon walau saat itu ajal kita hampir tiba.

      Terima kasih sudah berkunjung kemari. Ditunggu kunjungan selanjutnya.

  3. amasdan Says:

    Alhamdulillah,, mulai bulan april ini sy kalao cari di google dgn kata kunci seputar menanam kurma maka hasilnya sudah banyak situs yg
    mengulas seputar kurma, tapi beberapa bulan sebelum itu saya cari belum ada yg membahasnya, saya sendiri sudah lama nanam kurma di pekarangan, tapi hanya 3 POHON sampai skrg, kalo umurnya sdh 6 thn lebih tapi krn nggak trawat jadi tingginya baru 1 meteran, dan skrg baru mulai mencari info tntang kurma ini….

    • arhsa Says:

      Subhanalloh. Saya jadi semakin semangat. Itu gambar sisa biji kurma yang tidak tumbuh, ternyata bulan kemarin, November 2013 tumbuh lagi lima biji, padahal warna bijinya sudah menghitam seperti busuk.

      Anda tinggak kasih pupuk kandang atau kompos, digali sekelilingnya, diberi pupuk lalu timbun kembali dengan tanah biar tidak dikoreh/dicakari ayam.

      Terima kasih sudah berkunjung, silahkan mampir kembali.

  4. Abah Komar Says:

    terima kasih infonya KU KAN COBA

    • arhsa Says:

      Silahkan, bagus untuk antisipasi global warming, menahai erosi tanah, dan memperindah halaman. untuk cara menanam biar cepat keluar tunas silahkan dilihat dijawaban komentar sebelah atas.

  5. Edhy firmansyah Says:

    waktu pertama tumbuh kok kayak rumput

    saya dari dulu belum pernah berhasil menanam kurma😦 tapi sekarang coba ahhh,,,

    • arhsa Says:

      Iya, bahkan awalnya saya berniat untuk menyianginya karena mengira ilalang, setelah satu tercabut, baru ketahuan masih ada biji kurmanya menempel.

      silahkan dicoba, gampang sekali:
      -bersihkan biji dari selaput yang masih menempel, rendam beberapa saat, tiriskan
      -siapkan kapas, basahi
      -masukan kapas basah ke plastik (bekas obat yang ada pengamannya, atau plastik biasa juga bisa tinggal dilipat ujungnya)
      -masukan biji kurma ke plastik, taruh diatas kapas basah
      – tutup plastik, bisa di lipat agar tidak ada udara, nanti didalam menjadi lembab, kondisi inilah yang merangsang pertumbuhan kurma

      # saya menggunakan cara diatas, biji kurma palm date tunisia tumbuh tunas sekitar dua minggu. kalau disimpan diatas atanah atau ditimbun didalamnya bisa satu sampai dua bulan baru tumbuh tunas. plastik tersebut saya simpan di lemari.

      (semoga bermanfaat)

  6. sugiyantocrane Says:

    Ia.ni saya juga sangat kaget di depan rumah saya tumbuh biji kurama. Memang saya suka makan buah kurma. Dansekarang saya pindah kan di polibek media tanahnya pasir semua apa bisa hidup itu. Tlg penjelasannya.

    • arhsa Says:

      In sya Allah tumbuh, ga mesti pake pasir semua, tanah campur pasir dan humus lebih bagus, secara alami tumbuhan kan perlu makanan/gizi. Tapi berbuah atau tidak itu kuasa Allah. Kita hanya mengamalkan anjuran Rasulullah untuk menanam pohon, dan salah satu pohon terbaik untuk ditanam adalah kurma. Masalah buah bisa dibeli di pasar.

      Atau, jika ada naluri bisnis bisa di perbanyak untuk jualan pohon kurma hias.
      Terima kasih sudah berkunjung, ditunggu kunjungan berikutnya.

  7. ibnu Says:

    iseng-iseng ternyata tumbuh juga kurma di pot. dari 7 buah yang di tabur hanya 2 yang tumbuh. semuanya dalam 1 pot. kedepannya saya ingin memindahkan ke pot yang lebih besar (ga punya kebun untuk menanam😦 ). kira2 memungkinkan ? perlu nutrisi apa aja agar dapat berbuah? tks.

  8. satria Says:

    lagi cari2 info budidaya kurma neh..soale biji kurma yg saya sebar pada tumbuh😀

  9. winda Says:

    alhamdulillah sama ya, dari suka menempatkan biji kurma dipot bunga semua biji yang dimakan, akhirnya kurmaku tumbuh juga, asik……..

    • arhsa Says:

      Subhanalloh, selamat!

      Kata Fanan, “buang biji ke tanah daripada buang biji ke tempat sampah”
      Kata Winda, “tempatkan biji didalam pot”
      Mantap, ayo biasakan menanam.

      Saya sekarang sedang menanam Jambu Madu Deli Hijau dan Jambu Lilin, in sya Alloh akan diperbanyak dengan cangkokan: menyegarkan udara. menambah pahala, menghasilkan dana…

  10. Abdullah hasa (pklahj.) Says:

    Usaha murni “keep going ” insyAllah

  11. Abdullah hasa (pklahj.) Says:

    kelmarin dah dapat kurma “mariami” dari http://www.KurmaMaher.com. 1kg. dah rendam. insyallah akan disemaika. makasih banyak info bermanfaat
    “biji kurma jangan sekali kali dibakulsampahkan” Usaha amal soleh tuan akan bertAM keberkatanya.

    • arhsa Says:

      [“biji kurma jangan sekali kali dibakulsampahkan” Usaha amal soleh tuan akan bertAM keberkatanya.] Amin, semoga Tuan juga melakukannya, dan saya dapat pula pahalanya.

  12. Abdullah Hasan Says:

    Assalamualaikum tuan, 3 minggu lepas saya semmai syukur 90% keluar akar. terima kasih info tuan amat berfaedah-pklahj. Ipoh Perak Malaysia

    • arhsa Says:

      saya sangat berbahagia mendapat kabar gembira ini. terima kasih sudah berkunjung kemari, saya berharap kalau ianya kelak tumbuh subur semoga bisa memberi kabar pula

  13. Dirumah OmYang (Kakek) | thecoolestgame Says:

    […] aiir zamzam 5liter dan sebungkus buah kurma maka omyang sekarang ada eksperimen baru yaitu coba menggembangkan kurma berikut bawang putih lagi         Dikeheningan pagi juga kudengar pula kicauan […]

  14. Najamuddin Says:

    Saya punya obsesi ingin bgm caranya agar kurma bisa tumbuh dan bisa dibudidayakan,bbrp wk yl saya mendapat oleh2 dr adik ipar yg pulang dr melaksanakan ibadah umroh dan dibawakan oleh2 buah kurma dan bijinya saya kumpulkan dlm kantongan plastik selang bbrp waktu kemudian saya membeli madu di depot herbal dan melihat ada kurma dari UEA yg dijual disana dan saya beli seberat 1 kg dan bijinya telah saya kumpulkan juga. Sambil browsing di internet saya menemukan bbrp blog yg menulis ttg kurma dan cara membudidayakannnya dari membuat kecambah sampai mjd bibit. Tiga haru yg lalu secara kebetulan saya melihat sejenis tumbuhan yg tumbuh di pinggir tembok rumah yg mempunyai dua helai daun yg memanjang dan dr foto yg pernah saya lihat di blog2 ttg kurma saya yakin bhw itu adalah benih kurma sdh setinggi 30 cm dimana setelah saya gali terdapat masih bijinya dan dari situ saya mendapatkan dua pohon anakan kurma yg sekarang sdh dipindahkan ke polybag. Mudah2an Allah melimpahkan rahmat Nya semoga kedua pohon kurma tsb dapat tumbuh dan berbuah. Amin YRA

  15. darsono Says:

    Bulan puas atahun lalu saya menabur dan menaruh biji kurma di pot dan tanah halaman ternyata banyak yang tumbuh dan sekarang sudah setinggi satu meter dan yang di pot saya tangam depan masjid al muhajirin CIR, insyaallah nanti hidup dan bisa berbuah>Amin

    • arhsa Says:

      Subhanalloh. kalau akang mau bisa di simpan di polybag atau pot, diperbanyak, mahal harganya kang, untuk hiasan taman, perkantoran dan perumahan

  16. Ana Srikandhi Says:

    saya Idulfitri kemarin menanam tiga bijI kurma, dan baru tumbuh beberapa hari yang lalu, mungkin bertepatan dengan musim haji ini, saya baru yakin kalau itu pohon kurma yang saya tanam dari biji setelah saya gali dan terlihat ada biji kurmanya, saya senang sekali namun dari tiga biji itu baru tumbuh satu. oea saya mau tanya, memangnya harga bibit pohon kurma kisaran berapa ya.,?

    • arhsa Says:

      mulai Rp. 25.000 sampai jutaan, ada yang memasang harga 1.5 juta untuk bibit setinggi 1 meter. info harga bisa di cek di blog berkah kurma

  17. gusmilnet Says:

    Jangan putus harapan,kurma di taman Islamic Center kota Sukadana Lam-tim bisa berbuah padahal umuran 5 th.

  18. Sakerapamekasan Sakera Says:

    Saya Punya Pohon kurma di depan rumah saya…. sudah sangat besar dan tinggi namun sayang tidak berbuah…. diameter batangnya i Meter tingginya sdh 4 meter… namun tidak berbuah juga….. kemudian saya juga taanam bijinya di poliback juga tumbuh ada beberapa batang…. tapi kalau sdh besar nanti apakah bisa berbuah ya…. terus bagaimana caranya supaya bisa berbuah…. saat ini saya tinggal di Medan yg curah hujannya sangat tinggi….

  19. Desy Says:

    Assalamualaikum..saya jg nanam biji kurma dpt dr tante plg haji thn kalu. Tp ada 1 bibit yg daunnya msh kuncup..saya mw tanya apa mmg spt itu ato udh mati bibit nya y?

  20. hani Says:

    saya sdh menanam pohon kurma di halaman rumah setinggi hampir 4meter. benarkah akarnya dapat mengganggu bangunan rumah? kebetulan halaman saya kecil (taman) jazakallah infonya…

  21. Hendriadi Yasak Says:

    assalamualaikum….saya juga lagi coba2 buat bibit kurma sendiri di halaman rumah. alhamdulillah sdh tumbuh….muda2han sampai berbuah. Aamiin…..mohon petunjuk bagi teman2/saudara yg tau bagaimana cara budidaya tanaman kurma,ataupun info tentang berkebun kurma. terima kasih

  22. Hubaibsh Says:

    Gimana kondisi tunas kurmanya skrng gan? Bulan puasa kemarin ane juga nanem, ada 30 biji yg ane coba tanem (10 ajwa, 10 sukari, 10 irak) 80% tumbuh akar, tetapi yg sempet ane pindahin ke media tanem cuman kurang lebih 50%, sayang bgt bnyk yg akarnya udah panjang tapi busuk dan mati gegara gak sempet ane pindahin ke media tanam (ane pake metode rendam, trus di “inkubasi” baru setelah itu dipindahin ke media tanam)

    Yang udah ane pindahin ke media tanam 8 ajwa, 3 sukari, dan 2 irak. Yang kurma ajwa udah tumbuh daun semua, sisanya lagi masa penumbuhan akar. BTW kurma sukari enak bgt, dagingnya kering dan keras serta manis bgt, kurma favorit kedua setelah ajwa.

  23. Hubaibsh Says:

    Untuk yang bertanya bagaimana supaya pohon kurmanya bisa berbuah, perlu diketahui, pohon kurma itu “berumah tunggal” yg artinya 1 pohon itu jantan saja atau betina saja. Supaya bisa berbuah berarti harus ada jantan dan betinanya, kalo kita cuman punya 1 pohon kurma ya gak bakalan berbuah, tetapi kalo kita punya kurma betina saja, itu bisa berbuah tetapi buahnya kecil, sedikit, dan “mandul” bijinya. Nah yg jadi masalah, mencari betina itu susah bgt, apalagi kita menanemnya dari biji, perbandingannya 1:50


بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: