USB-ku kecebur, eh… kerendam!!!

"USB-ku kecebur" Jum’at 3 Desember 2011, di tempat saya mengajar ada pelatihan Sablon Manual dan Digital yang diadakan oleh Bamus (organisasi/kumpulan masyarakat sunda di Jakarta).

karena penasaran, saya  daftar untuk jadi peserta walau sebelumnya tidak masuk daftar karena sudah penuh. tapi, alhamdulillah kata panitia (jazakallah ya Ustadz atas kesempatan yang antum berikan) ada yang tidak hadir dan bisa jadi pengganti.

seperti biasa, senjata yang selalu saya bawa adalah pena dan buku (minimal kertas walau selembar). ada senjata baru yang telah tiga tahun telah menjadi pelengkap, flashdisk. flasdisk saya masukan saku batik. sesi kedua dilaksanakan ba’da jum’at. otomatis saya ganti pakaian, dan flashdisk tertinggal di saku baju batik.

Ahad, 5 Desember 2011, saya mau mentransfer file, mencari-cari flashdisk. tidak ketemu. tanya istri (oh iya, saya udah menikah. mohon maaf tidak mengundang blogger semua, maklum kalo mau nikah suka agak pelupa, he.. sekarang malah sudah punya anak, alhamdulillah) juga tidak tahu.

saya, berusaha flashback (bener ga ini istilah?), oh ya, hari Jum’at ada Pelatihan Sablon Manual dan Digital. saya bawa flashdisk, tapi disimpan dimana? (masih blank).

ingaaaaaaat… di saku baju batik warna kuning. istri saya teriak  kaget! “yah, kemarin dicuci. pasti ikut tercuci juga.” saya tanya, “kemarin direndam ga? berapa menit?” “ya iya lah (masa ya iya dong) direndam.” “berapa menit” (tanya saya, keukeuh). “emang kenapa?” “engga, soalnya dulu waktu masih kuliah, MP4 ayah pernah kerendem juga, baru dua menit udah ga ketulungan.” istri saya kaget.

saya buka lemari. batik kuning tergantung santai tanpa dosa. saya rogoh, jreng jreng, flashdisk-ku ada, masih seperti itu (ngga bertelor). warnanya masih hitam sama dengan talinya. body-nya masih kokoh. saya sudah pasrah dan merelakan kepergianya tuk meninggalkanku (Salem-Iklim) ckckck…

hati ini masih penasaran, Oh Tuhan mengapa terlalu cepat kau panggil dia (Dody Dores mengenang Nike). flashdisk dicolokeun kana USB, ceb! Linux Min 11 Katya menggeliat. dan… ke-deteeeeeeekkkk eueueueuyy… file-file masih adaaaaaaaaaaaaa… alhamdulillah, Gusti salamet, keur teu aya kanggo meser deui teh. amazing!

flashdisk ini  65%-nya adalah hadiah dari dosen saat saya masih kuliah tiga tahun yang lalu. beliau minta diantar membeli LCD Laptop-nya yang pecah terbanting saat acara (ga ngerti, LCD terbanting sampai blank sebelah, kasar banget ya). beliau ngasih (nge-beliin) ukuran 2GB. saat itu saya pikir tanggung soalnya sering transfer file-file dalam ukuran besar. akhirnya ditukar menjadi 4GB, saya menambah kekuranganya.

Flashdisk ini (seperti gambar diatas, tangan saya nampang disitu, he…) mereknya Vandisk. kenapa ga Kingston atau merek lain, saat itu bentuk kingston mayoritas bisa ditekan/dimasukan kedalam.  saya ga suka (dulu pernah punya dan rusak). bentuk Vandisk ini kokoh, plastik keras tanpa ada celah unuk masuk semut (atau bahkan/mungkin air) dan warnanya hitam elegan (tutupnya lupa disimpan entah dimana). [bukan iklan lho! sekedar review gratis]

flasdish-ku yang kerendam di air cucian (pake Daia), kemudian dijemur seharian (saya melihat baju batik ini saat dijemur, tapi ga ingat di sakunya ada flashdisk) kemudian mengeram di lemari semalaman, ternyata masih berjaya. hirup keneh maneh, Jang!.

9 Desember 2011, Flasdisk yang sudah pernah berendam ini saya pake untuk meng-instal Linux Knoppix 6.7.0 LXDE (CD) yang baru beres di download dan memamerkan keindahan kaca pecah saat jendela di-close dan efek (comfiz) kebakaran saatjendela aplikasi di-close  melalui flashdisk di komputer kantor tanpa di-instal.

alhamdulillah. fa biayyiaalaairabbikuma tukadziban.

[posting ini ditulis langsung di wordpress, via Linux Mint 11 Katya]

salam

arhsa

Ditulis dalam Linux. 3 Comments »

3 Tanggapan to “USB-ku kecebur, eh… kerendam!!!”

  1. Di Jual Rumah Says:

    waduh masih pusing post lewat os linux😀

    • arhsa Says:

      hanya belum terbiasa aja mas, kalo udah konek internet mah ga ada yang beda.

      saya skrang lgi nyobain Fedora 16 (Spin Desain Grafis).

      saya pake Windows malah jadi pusing, banyak yang harus diinstall dan banyak virus

  2. Fakelight Says:

    wah sama gan,
    punya ane juga Vandisk…pernah kerendem sekali. tapi alhamdulillah masi bisa sampai sekarang!


بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: