BERKAH MAKAN SAHUR

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَة

Artinya: “Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat berkah.” (HR. Bukhari)

Al-Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani menyebutkan dalam Kitab Fathul baari bahwa yang dimaksud dengan berkah disini adalah: pertama: pahala dari Allah. Kedua: menambah kekuatan tubuh dan semangat dalam menjalani puasa. Ada juga yang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan berkah disini adalah bangun pagi dan berdoa saat makan sahur.

Akan tetapi, yang paling benar yang dimaksud dengan berkah saat sahur adalah bermacam-macam. Pertama: Mengikuti Sunnah Rasulullah Saw. Kedua: Membedakan diri dengan ahlul Kitab. Ketiga: Menguatkan tubuh. Keempat: Menambah semangat. Kelima: Memerangi kebiasaan jelek yang bisa menyebabkan rasa lapar yang berlebihan. Keenam: Membiasakan untuk bersedekah bagi pemina-minta atau orang yang hadir bersama saat sahur. Ketujuh: Membiasakan diri untuk berdoa pada waktu mustajabah. Kedelapan: Menyempatkan diri untuk berniat puasa bagi yang lupa dan belum berniat sebelum tidur.

Ibnu Daqiq Al-‘iid mengatakan: “Sahur bisa dikategorikan sebagai Amalan Akhirat. Sebab, melaksanakan ibadah sunnah jelas mendapatkan pahala dan tambahanya. Bisa juga menjadi Amalan Duniawi. Sebab, ia menguatkan tubuh dan menghindarkan orang yang berpuasa dari penyakit yang membahayakan dirinya.

Adapun berkah sahur sebagai pembeda dengan Ahlul Kitab, sebab mereka meninggalkan sunnah sahur ketika berpuasa. Ini adalah salah satu bentuk alasan yang menyebabkan tambahan pahala bagi orang yang berpuasa daln melaksanakan sahur. Para ahli tasauf berpendapat bahwa Sahur berkaitan erat dengan hukum berpuasa. Puasa mewajibkan orang untuk menahan syahwat perut dan kemaluan, dan sahur terbukti dapat menjawab hal itu.

Sahur sah dengan mengonsumsi porsi minimal dari makanan dan minuman. Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad menyebutkan :

” السحُورُ بَرَكَةٌ فَلَا تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جَرْعَةً مِنْ مَاءٍ ، فَإِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ “

Artinya: “Sahur itu mengandung berkah. Maka, janganlah salah seorang diantara kalian meninggalkanya, walaupun hanya dengan seteguk air. Sesungguhnya para Malaikat membaca shalawat (mendoakan) kepada orang-orang yang melaksanakan sahur.”

Dalam riwayat lain, Sa’id bin Manshur meriwayatkan:

” تَسَحَّرُوا وَلَوْ بِلُقْمَةٍ “

Artinya: “Makan sahurlah kalian walaupun hanya sesuap.”

‘arhsa@yahoo.co.id

Referensi:

Maktabah Syamilah versi 2,8. ,   ( صحيح البخاري – (ج 7 / ص 3)   , فتح الباري لابن حجر ( ج 6 / ص  71

Ditulis dalam Tak Berkategori. 6 Comments »

6 Tanggapan to “BERKAH MAKAN SAHUR”

  1. حَنِيفًا Says:

    Assalamu ‘alaikum,

    Selamat menyongsong hari raya ‘idul Fitri 1431 H.
    Taqobbalallohu minna wa minkkum,
    Taqobbal yaa kariim,
    Minal aidin wal faidzin.

    Salam hangat selalu, Haniifa.

  2. Let's Share Together Says:

    salam kenal🙂
    sudah lama ya blognya gak diurus😀

  3. dealer pulsa Says:

    dah rindu sama puasa nih…

  4. Batavusqu Says:

    Salam Takzim
    ayooo postinganya diperbaharui gan
    Salam Takzim Batavusqu

  5. Mursalim Says:

    Selain dari yg disebut diatas, bangun diwaktu dinihari dengan ikhlas–apalagi dg inisiatif sendiri–merupakan perjuangan hebat membebaskan jiwa dari rongrongan sifat dan kebiasaan yg melemahkan jiwa, seperti malas, menunda-nunda, tdk mau meninggalkan comfort zone (zona nyaman), menghindari tantangan, mengalah terhadap rongrongan fisik dsb. Jika sering dilakukan, jiwa yg telah merdeka ini telah terkondisi baik dan berada dalam ‘frekuensi’ siap menerima ‘sinyal’ dari Allah swt berupa hidayah, bimbingan dan dg demikian termasuk orang-orang yg mendapat perlindungan dari hal-hal yang menyesatkan dan mencelakainya. Jika kita mendatangi Allah dg merangkak, Dia akan berjalan menyongsong kita dan jika kita mendatangiNya dengan berjalan, Allah akan berlari menyongsong kita. Wallahu a’lam.

    • arhsa Says:

      Masya Allah.
      ini adalah point sangat penting yang tidak tercantum diatas. padahal realita yang umum terjadi di masyarakat.
      jazakallahu khoiron katsiron.


بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: