GEMPA BUMI, pengingat untuk semua…

kemarin, Rabu 2 September 2009 sekitar pukul tiga sore Gempa berkekuatan 7.3 skala ritcher menggoyang pulau jawa bagian selatan. saat itu saya lagi asik nyobain Nokia 3110c yang baru dua hari saya pegang. tiba-tiba ada suara seperti pasir berjatuhan kelangit-langit kamar, saya kira ada kucing lewat tapi….suara pasir jaruh itu diiringi goyangan, innalillahi, ternyata aya lini (ada gempa).

saya dan ibu sauya berlari keluar, ga kebayang kalo rumah roboh. ibu saya gemetaran memanggil dua keponakan yang lagi bermain di rumah tetangga. saya langsung menghubungi kawan-kawan di jakarta, Tasik, Garut dan sukabumi. ternyata mereka semua merasakan juga gempa ini. awalnya saya kira ini hanya daerah bandung selatan dan garut selatan, ternyata evicentrumnya ada di tsikmalaya. seorang teman di daerah salapa Tasikmalaya rumahnya roboh dan teman yang lain di karang Nunggal Cipatujah genting rumahnya berjatuhan.

seumur hidup, baru kali ini saya merasakan gempa yang begitu besar, biasanya gempa kecil terkadang hanya dirasakan sebagian orang saja, tapi gempa kali ini dirasakan semua, sekitar enam rumah robh, salah satunya Balai RW. saat gempa pertama usai, saya melihat efek goyangan gempa di air kolam kecil didepan rumah, airnya masih bergoyang ke utara dan selatan.

dilihat dari letak geografis pulau jawa memang rawan, kecil memanjang menghadap langsung kesamudera lepas tanpa penghalang sama sekali. ia ibarat benteng atau tameng bagi Kalimantan, Sulawesi dan yang lainnya.

sebagai manusia beragama kita bisa melihat penomena ini sebagai kekuuatan alam bukti kekuasaan Tuhan. dan itu adalah peringatan bagi kita untuk selalu ingat bahwa kekuasaaan Allah tidak bisa dilawan. baru sekitar dua menit (mungkin kurang) saja digoyang, semua orang sudah panik dan kalut, apalagi jika sampai sepuluh menit. maka saat mengibaratkan dhsayatnya kiamat, Allah memberi ilustrasi wanita yang hamil langsung melahirkan, wanita yang menyusui melemparkan anak yang digendonggnya, semua karena rasa takut, kalut dan panik yang tidak terkendali.

setelah gempa usai saya langsung mengaktifkan tilawah di hape, pas kebetulan yang dibacakan Syeikh Al-Ghamidi adalah surat al-an’am sekitar ayat 20 (silahkan dibuka terjemahanya, saya lupa, sekarang lagi di warnet, hape mati lowbatt) isinya menyebutkan bahwa saat adzab (semoga gempa kemarin bukan adzab tapi musibah sebagai peringatan bagi kita) ditimpakan dan manusia dalam kondisi seperti kemarin, Allah menantang dengan firmanya: “maka tuhan yang manakah yang akan kamu mintai pertolonganya?!”

jadi, walau bagaimanapun ada kekuatan diluar kekuatan manusia dan makhluk lainnya. ada pengendali yang mengendalikan semua yang ada dialam. maka, tidak pantas manusia menyombongkan diri dalambentuk apapun. orang kaya tidak layak bersombong diri, sekali ada gempa semua harta bisa musnah. orang pintar tidak layak bersombong, sebab ilmu yang dititipkan Allah hanya sedikit, kanker otak, amnesia, dan berbagai penyakit lain bisa menghapus semua kepintaran tersebut. para pejabat tidak layak bersombong, sebab jabatan tidak akan menjamin keselamatan diri, ia bukan garansi, dan asuransi hanya barlaku didunia saja, bahkan jabatan itu akan dimintai pertyanggung jawabannya kelak, jujurkah atau sebaliknya malah lancung, nah lho…! apalagi orang miskin lebih tidak layak bersombong  (saya juga orang miskin hee..).

kita harus ekstra bersyukur, sebab Allah mengingatkan kita disaat kita dalam keadaan beribadah kepadanya, jika pun ada korban semoga Allah menerima amalnya dan nilai plus saum yang sedang ia kerjakan. seperti kata Kang Haniifa, Allah hanya mewajibkan kita untuk mensyukuri nikmatnya, coba kalau Dia mewajibkan kita untung menghitung nikmat yang telah kita dapatkan, gak kebayang. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan, ya Allah sungguh apa yang engkau ciptakan selalu memiliki makna dan tujuan, maha suci Engkau, maka jauhkanlah kami dari siksa Neraka.

ala kulli hal, mari benahi diri, seperti sabda sang nabi (bukan sang nabi-nya kahlil gibran lho) bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin dan hari esok harus lebih baik hari sekarang. banyak yang harus dibenahi: kekurangan diri, rasa ego yang tinggi, kurang kepekaan sosial, menyia-nyiakan alam bahkan merusaknya dan hal lain yang tentunya kita sendiri lebih mengetahui. mari kita gunakan waktu hidup kita dengan aneka amal yang bernilai dunia dan akhirat.

berikanlah space yang adil bagi semua amalan. jika tidur 6 jam, kerja 8 jam, maka ada sisa waktu cukup yang bisa dibagi-bagi, sederhananya jika belanja di Mall bisa 2 jam dan memancing atau apalah 2 jam, maka tidak akan terlalu sulit untuk duduk 15 menit membaca beberapa halaman al-qur`an setiap usai shalat fardhu. tidak lancar bukan alasan, ga bisa ilmu tajwid dan suara jelek bukan halangan. mengusap kepala anak yatim lalu memberinya sedekah, atau paling tidak menebarkan senyum manis kepada yang berhak (awas jangan pilih-pilih kasih senyum he…).

tapi apakah kita hanya akan mendulang pahala dari senyuman saja…?! ah betapa menyebalkan diri kita yang telah mendapat begitu banyak nikmat dari-Nya tapi enggan bahkan menolak untuk berbagi… jangan sampai kisah Qarun terulang, jangan sampai Qarun-Qarun modern terdokumentasikan sejarah, bukankah kemarin kita diingatkan dengan gempa yang bisa saja menenggelamkan kita dan harta yang kita miliki?! kita tentu sangat cerdas untuk menyikapinya, semoga.

bukankah kita sangat semangat ketika diajak investasi, maka ini adalah investasi masa depan diakhirat untuk mendapatkan kavling tanah di Surga (ah saya terlalu gegabah dengan istilah ini), adakah tiket VVIP yang lebih baik dari Surga Firdaus dan yang dibawahnya?! mari kita tingkatkan ibadah kita agar sampai kepada ketakwaan, bukankah setelah derajat itu tercapai kita akan selalu mendapat solosi atas setiap permasalahan dan jalan keluar dari kesusaahan, bahkan Dia menjanjikan orang bertakwa mendapat rizki dari arah yang tidak disangka? masihkah kita tidak yakin dengan janjinya? lalu janji siapa yang akan kita percayai? masihkah kita tidak sadar bahwa kemarin telah diingatkan dengan gempa? lalu gempa seperti apa yang bisa mengingatkan kita?

subhanallah walhamdulilla wala Ilaha illallah wallahu akbar , inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. ya Allah ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami dan dosa semua manusia di alam ini. amin.

NB: mohon maaf untuk kawan-kawan bloger yang komentnya belum sempat dibalas, blognya belum sempat dikunjungi, dan linknya belum sempat ditaut. akses internetnya agak jauh, maklum didaerah.

Ditulis dalam Tak Berkategori. 40 Comments »

40 Tanggapan to “GEMPA BUMI, pengingat untuk semua…”

  1. perigitua Says:

    hadiiiirrrrrrrrrrrrr… pertamaaxxxxxxxxxxxxxx………………..

    cihuiiiiiiiiii………………………..

  2. bundadontworry Says:

    mengingatkan kita agar selalu mensyukuri nikmat, bukan mengkufurinya.
    MasyaAllah, segala yg telah dinikmati datang dariNYA semata.
    saat ada ujian atau teguran, beranikah kita utk instropeksi diri ?
    salam.

  3. zipoer7 Says:

    Diantara ciptaan dan olahan bumi ada hibrah yang dapat diambil, selama kita tidaak mengkupurinya selama itu pula kita terhindar dari murkaNya amin
    Salam

  4. Saka Says:

    kang Arhsa kamanaaaaaa nyaaaaaaaaa😆

    • KangBoed Says:

      HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
      Menyapa sahabatku chayank..
      MAAF..
      Baru jalan jalan dan keliling lagi..

      salam sayang

  5. Riyanti Says:

    Iyah kemana atuh kang Arhsa ini, kok kagak keliatan batang hidungna ea?

    Salam sayank

  6. kupatahu28 Says:

    Selamat Berbuka Puasa… ^_^

  7. jalandakwahbersama Says:

    Assalamu’alaikum,
    Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Mari kita semua mendoakan, agar semua korban gempa Tasikmalaya, dikaruniai ketabahan kekuatan dan kesabaran. Bagi korban yg meninggal dunia, semoga diampuni semua dosa-dosanya, amin. Musibah yg menimpa ini, bisa jadi sebagai teguran Allah atas kelalaian kita atau sebagai ujian untuk mempercantik iman kita, semoga kita bisa menjadi hamba-Nya yg selalu tawakal dan selalu baiksangka pada-Nya. (Dewi Yana)

  8. fadhilatul muharram Says:

    ya Allah kang. iya. kemarin sempet kepikiran lho soal pak arhsa ini pas gempa. kumaha di garut. alhamdulillah gapapa ya. hehe, mungkin gara2 baru megang hp baru jadi gempa… bercanda.😉

  9. zipoer7 Says:

    Salam Takzim
    Menulis kadang salah
    Singgah kadang tak teratur
    Inginnya melepas salah
    dengan Jarak coba ku Atur

    Minal A’idin Wal Faidzin, mohon maap lahir dan batin

    • KangBoed Says:

      Sebulan sudah kita jalani Ramadhan bersama
      Malam penghujung hari yang indah ini
      Genderang Perang sudah di tabuh.
      Pekik Kemenangan dikumandangkan
      Alunan Nada Pengagungan dinyanyikan
      Suara Riang Gembira berkeliling kota
      Ramadhan dengan segala perniknya telah kita lewati bersama
      .

      “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”

      .
      Mudah mudahan Jerit kemenangan ada dalam diri kita semua
      Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
      Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
      Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
      Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
      Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
      Bebenah dan jadikan momentum kemenangan ini
      Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
      Dahulu datang putih suci bersih
      Mudah mudahan kembali suci putih bersih
      Tiada kata yang terungkap lagi
      Mari kita bersama menyambut hari yang FITRI
      Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
      Taqoba lallahu minnaa wa minkum
      Shiyamanaa wa shiyamakum
      Minal ‘aidin wal faizin
      Mohon maaf lahir dan batin

      Dari :
      ” Kang Boed Sekeluarga “

      Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
      ‘tuk Sahabat Sahabatkuku terchayaaaaaaaank

      I Love U fuuulllllllllllllllllll

    • arhsa Says:

      sae pisan kang

    • arhsa Says:

      sami-sami, kayaknya berbakat nih mas zipoer7, bikin puisi atuh

  10. casrudi Says:

    Masha Alloh, sae pisan penuturanna Kang… jero.. jero… jero… ngiring ngadoakeun kanggo sadaya korban gempa, nu ngantunkeun, nu bumi na rubuh, nu kalengitan anggota kulawargi, sing dipasihan kasabaran… Sadaya kagungan Alloh… manusa mung saukur katitipan…

  11. Saka Says:

    Atas nama pribadi dan keluarga sy ucapkan SELAMAT IDUL FITRI 1430 H – MOHON MAAF LAHIR dan BATIN

    salam,
    Saka dan keluarga

  12. Riyanti Says:

    M3l4t! sem3rb4k h4rum m3wangi
    S3bagai p3nghias di Hari Fitri
    Blog nie h4d!r p3ngg4nt! Dari
    Ulur4n tang4n Silaturahim
    Selamat hari Raya Idhul Fitri 1430 H
    Mohon Maaf Lahir dan Bathin

    Salam sayank ^-^

  13. casrudi Says:

    Meminta maaf tidak menjadikan kita hina, sebaliknya memberi maaf akan membuat kita bangga. Saling memaafkan & silaturahmi yang menjadikan kita mulia. Taqabbalallohu minna wamiunkum, taqabbal yaa kariim..

    SELAMAT IDUL FITRI 1430 H, MINAL AIDIN WAL FAIDZIN
    Mohon maaf lahir & batin

  14. KangBoed Says:

    Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
    Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
    Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

  15. KangBoed Says:

    Terselip khilaf dalam candaku,
    Tergores luka dalam tawaku,
    Terbelit pilu dalam tingkahku,
    Tersinggung rasa dalam bicaraku.
    Hari kemenangan telah tiba,
    Semoga diampuni salah dan dosa.
    Mari bersama bersihkan diri,
    sucikan hati di hari Fitri.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqoba lallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuullllllllllllllllll

  16. حَنِيفًا Says:

    Minal Aidzin Wal Fa’idzin @Kang Arhsa, Salam kasadaya.

  17. fadhilatul muharram Says:

    dila dan keluarga mengucapkan mohon maaf lahir bathin. dimaafkan yaaaah.🙂

  18. Fadhilatul Muharram Says:

    kunjungan kang… masih sibu silaturrahin ya.🙂

  19. bundadontworry Says:

    Melalui postingan ini, bunda mohon maaf lahir dan bathin atas segala kekhilafan ya Mas Arhsa.
    Selamat Hari Raya 1430 H.
    Salam.

  20. KangBoed Says:

    mudah mudahan semangat lebaran.. semangat persahabatan dalam CINTA dan KASIH SAYANG terus melekat di hati kita semua.. dan bertumbuh kembang membangun kembali kepribadian bangsa yang ramah dan penuh CINTA
    salam sayang untukmu saudaraku


بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: