RAYAP, Binatang Hebat…

Tadi malam saya minta izin mengakses maktabah (perpustakaan) kampus, mencari maraji’ (Referensi) buat skripsi (yang tak kunjung beres he…). Saat memilih beberapa buku, seorang kawan saya berteriak, “Wah, bukunya kena Rayap nih.” Saya menghampirinya, Innalillahi, beberapa buku rusak parah.  Tadi pagi satu rak beserta buku-bukunya  dibersihkan, rak yang lain juga dicek. Beres.

Saat itu saya teringat salah satu film documenter karangan Harun Yahya, Arsitek di Alam. Disana dijelaskan dengan amat detail tentang profil Rayap (keren amat) dan bagaimana mereka bekerja. Rayap ternyata buta permanent sejak lahir, tetapi mereka mampu mengadakan komunikasi, bekerja sama dan hidup dengan mengagumkan.

Beberapa spesies Rayap  yang hidup di wilayah Australia memiliki sarang dingan tinggi lebih dari satu meter. Mereka merancang tempat tinggalnya bak gedung pencakar langit. System sanitasi, ventilasi, asupan sinar matahari dan perangkat gedung lainnya mereka desain dengan sempurna dalam kebutaannya yang permanent.

Disini hati, otak dan kesadaran kita (manusia) ditegur dengan halus bahwa selalu ada hikmah dalam setiak kehendak-Nya, selalu ada maksud dari keberadaan ciptaa-Nya hatta seekor Rayap.

Kita boleh gusar ketika buku kita habis dimakannya, boleh mencak-mencak saat tiang rumah kita digerogotinya tapi teramat salah kalo kita sampai menyalahkannya.  Ia ada dan tercipta salah satunya untuk mengingatkan  bahwa Rayap ada dan bisa menyapa kelengahan kita, memberi tahu bahwa ia eksis hingga mampu bertamu. (NB. Saat ini lagi liburan, kampus kosong hanya ada saya dan sekitar sepuluh orang kawan yang sama-sama nulis skripsi, jadi gak terkontrol ada Pak Rayap Sekeluarga bertamu ke Perpus).

Sekali lagi rayap tidak salah, adalah haknya mencari makan, walaupun agak aneh dilantai tiga ada rayap. Ia berhak memakan pintu, kusen, atau buku bahkan mereka sempat men-cor Scaner milik perpus menjadi pondasi rumah mereka (terlalu). Sebab, mereka tidak tahu ada restoran, kafe, atau rumah makan padang ‘Beringin’  dan Warsun  Ciamis  (langganan kami saat liburan he…), apalagi rumah makan bergaya Timur Tengah semisal Sahrazad dan Sinbad yang satu porsi makan-nya seharga 200 rebu (pengen lagi nih, ada nyang mw nraktir?), halah…kok jadi ngebahas makan.

Kembali ke Rayap,  narsis!

Sekilas kita mungkin menyepelekan makhluk mungil ini, gak kebayang binatang seperti mereka mampu menghancurkan bangunan milik kita. Tapi gigi pengerat mereka memang hebat, kayu sekeras apapun mampu mereka gilasblas las las tandas ludas am. Dan kekokohan gigi mereka sempai diabadikan sejarah ketika tongkat Nabi Sulaiman mereka gasak  pula(ga sopan kau Yap!) semua yang hadir  baru tersadar bahwa beliau telah sekian lama meninggal bertelekan pada tongkatnya (waduh, referensinya lupa dari mana).

Sekian dulu, mw nerusin nulis skripsi nih, maktabah I’m coming….

Ditulis dalam Tak Berkategori. 35 Comments »

35 Tanggapan to “RAYAP, Binatang Hebat…”

  1. D3pd Says:

    Saya kira dari judul diatas mau memberikan info tentang obat pemberantas rayapnya juga, ^_^…V chayoo & PERTAMAXXX

  2. casrudi Says:

    Emmm… Janten kumaha kang pami aya rayap di bumi?… di sintreuk apa di alungkeun?… Hehehe

    Enggal lulus kang, padamelan tos ngantos…😆

  3. arhsa Says:

    dibikinkan rumah permanen trus diternak, belum ada tuh yang punya ide kesana selain sayah hehe….

  4. Rigih Says:

    gudang arsip tempat saya tinggal baru aja direnovasi. isinya rayap! tapi rumah rayapnya keren banget. klo bisa dimasukkin akuarium top bgt deh.

  5. Fadhilatul Muharram Says:

    hehehhh… bagus! silahkan ambil award lagi di blog dila..🙂

    • arhsa Says:

      haaaaaaah….
      award lagi, ga salah.
      wah wah wah ternak rayapku membawa berkah, hm… mesti bikin disertasi tentang rayap nih, kali z dapet gelar PROF. huaaaaha…
      meluncuuuuur…

  6. riy4nti Says:

    Makhluk2 kecil yg qt sangka lemah lunglai ternyata mereka begitu lebih hebat dr manusia…emang bener Kang Arsha seperti artikel di atas…
    Nie akuwh tambahin jg ttg semut jg makhluk kecil yg begitu hebat http://riy4nti.wordpress.com/renungan/sebuah-renungan/

    Salam sayank

    • arhsa Says:

      wah, posting binatang-binatang kecil menakjubkan kita de,
      jadi ingat kisah ulat disepotong kayu yang digunakan untuk membuat perahu dan kisah “gara-gara sebuah paku”

  7. MacFamous Says:

    hoho kecil2 monster juga .. kayu lemari rumah pun udah abis kemakan rayap buahaha kacau😉

  8. KangBoed Says:

    SALUTE… BELAJARLAH PADA BINATANG BINATANG WAHAI MANUSIA PINTAR.. WEEEKEEKEKEK..
    andai binatang bisa tertawa dan berbicara mungkin lagi sebuk ngegosip dan terbahak bahak melihat kelakuan manusia sebagai kholifah bumi
    SALAM SAYANG

  9. bundadontworry Says:

    rayap yg buta sejak lahir aja bisa bangun rumah, kok manusia yg melek malahan menghancurkan dgn bom ( nggak nyambung ya ?
    salam.

  10. Rychan Says:

    cuman mengucap subhanallah….tidak ada sesuatu ciptaan Allah yang tidak berguna didunia ini! bahkan nyamuk sekalipun!!!

  11. Afif Says:

    Jalan-jalan dan melihat2..
    Slm kenal & semoga sukses skripsinya🙂

  12. al ira Says:

    hehehehe……………. ngk di sangka ,,,ngk di duga….. akhir na…. cerita na nyentuh uey…. nyerep di hati…. rayap…yayaya RAYAP

  13. Ryan Says:

    Kalau ada di sekita rumah anda yg dihuni rayap dan sampe ada rayap yg bs membangun sarang di atas tanah (bukan di atas kayu) sebesar bola mohon infonya ya…
    please hubungi di nomor 081515755856…saya akan meluncur ke sana untuk melihatnya…!!!🙂


بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: