Siapakah Pelajar? (bagian 2)

(Seri Menjadi Pelajar Berprestasi. Bagian 1b)

 [download tulisan ini dalam format PDF]

 

Keempat: ath-tathollub, mencari berulang-ulang dan mencari di beberapa tempat

            Kemampuan otak manusia sungguh luar biasa, diantara keistimewaan otak adalah daya ingat yang menakjubkan. Otak tidak pernah overload, tidak pernah kekurangan kafasitas, tidak pernah bertanya apakah informasi yang baru kita dapat harus disimpan (save) atau dibiarkan hilang. Tidak seperti komputer yang selalu bertanya setiap terjadi input baru baik berupa gambar, angka, hurup, suara, dan data masuk lainya.

            Otak seperti live streaming, tapi semua hasil streaming-nya tersimpan dalam hardisk yang tidak memiliki batas kafasitas, diatas jutaan terabyte. Hampir tidak ada kalimat “Low disc space on brain!” seperti yang terjadi pada hardisk “Low disc space on drive …!”. Keunggulan lainnya, proses penyimpanan informasi dan data baru ke otak sebagian besar tidak disadari oleh manusia, kecuali hasil proses belajar formal yang dilakukan dengan kesadaran penuh.

Nothing perfect (tidak ada yang sempurna). Maka, diantara kehebatan otak tersebut masih ada batasan-batasan diluar kesempurnaan. Diantara hal tersebut adalah ‘kemampuan mengingat’. Ada perbedaan signifikan antara satu manusia dengan manusia lainnya. Penyebab perbedaan kemampuan mengingat bisa bermacam-macam. Penyakit, keterbelakangan mental, gizi buruk, kekerasan fisik, gangguan psikhis, usia tua, dan sebab-sebab lainnya. Baca entri selengkapnya »

Siapakah Pelajar? (bagian 1)

(Seri Menjadi Pelajar Berprestasi. Bagian 1a)

[download tulisan ini dalam format PDF]

Muqodimah

Mendengar kata pelajar, pasti terbayang anak-anak dengan seragam putih merah, putih biru tua, putih biru benhur, putih abu-abu, putih hitam, dan beberapa corak kemeja batik serta kaos olahraga sesuai dengan sekolah, lembaga, atau pesantren tempat mereka belajar.

Lalu, siapakah sebenarnya pelajar? apakah kamu yang sekarang sedang dalam masa belajar menyadari bahwa kamu adalah pelajar? Apakah kamu betul-betul mencari ilmu karena sadar sebagai pelajar, karena disuruh orang tua atau sekedar menyelesaikan masa belajar di setiap jenjang pendidikan yang ada? Untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut mari kita lihat siapa sebenarnya pelajar.

Dalam tulisan ini penulis hanya akan membahas “pelajar” dari pendekatan etimologis. Yaitu definisi tentang asal-usul kata serta perubahan dalam bentuk dan makna. Bukan pendekatan terminologis atau definisi istilah. Dan pelajar yang dibahas disini dalam konteks islami atau pelajar muslim.

  1. Definisi Pelajar dalam Bahasa Indonesia?

Menurut Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI) pelajar adalahanak sekolah (terutama pd sekolah dasar dan sekolah lanjutan); anak didik; murid; siswa. Berasal dari akar kata ‘ajar’ artinya petunjuk yg diberikan kepada orang supaya diketahui (diturut).

Belajar memiliki beberapa arti: 1. berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu; 2. Berlatih; 3. berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman. Mempelajari artinya belajar (sesuatu) dengan sungguh-sungguh; mendalami (sesuatu). Kata lain yang memiliki makna sama dengan pelajar adalah murid dan Siswa. [1]

  1. Definisi Pelajar dalam Bahasa Arab?

Dalam Bahasa Arab ada banyak istilah yang menjadi padanan kata ‘pelajar’. Agar tulisan ini tidak terlalu panjang maka penulis hanya akan membahas empat macam saja, yaitu: Tilmidz (تلميذ), Muta’allim (متعلم), Daris (دارس), dan Tholib atau Tholibul ilmi ( طالب).

Makna kalimat Tilmidz.

Makna تلميذ menurut Ibnul Mandzur dalam kitab Lisanul Arab artinya ‘pembantu’ atau ‘pengikut’ ( تلمذ: التلاميذُ: الخَدَمُ والأَتباع، واحدهم تِلْميذٌ ). Az-Zubaidi dalam kitab Tajul ‘Arus juga menyebutkan makna yang sama bahwa tilmidz adalah pelajar atau pembantu khusus bagi seorang guru ( أَن المُرَاد مِنْهُ المتعلّم، أَو الْخَادِم الخاصّ للمعلِّم ). [2]

Tilmidz adalah istilah yang digunakan untuk pelajar pada jenjang dasar sampai menengah. Pada jenjang tersebut pelajar biasanya sangat tergantung pada guru yang mengajar. Mengikuti apa yang mereka ajarkan dan apa yang mereka arahkan, sehingga disebut sebagai pengikut.

Dalam hal ini, ada syahid (bukti) bahwa suatu ketika Khalifah Harun Al-Rasyid melihat anak-nya sedang menuangkan air untuk gurunya ketika berwudhu. Khalifah menegur guru tersebut, “Kenapa engkau tidak suruh dia untuk menuangkan air dengan satu tanganya dan mencuci kakimu dengan tangannya yang lain.” [3]

Maka, titik tekan dari tilmidz adalah guru menjadi teladan dalam semua aspek terutama akhlak dan pelajar berusaha meneladani semua hal-hal positif yang dicontohkan oleh guru. Jadi, lebih menitik beratkan pada akhlak (amal praktis) dibanding pemberian materi (teoritis).

 

Makna kalimat Muta’allim.

Muta’allim berasal dari akar kata ‘alima (عَلِمَ) yang darinya muncul istilah ilmu (عِلْمٌ), dan ta’allama (تَعَلَّمَ) yang menjadi asal istilah muta’allim (مُتَعَلِّمٌ) . Az-Zubaidi dalam kitab Tajul ‘Arus mengutip pendapat Ar-Raghib Al-Asbahani bahwa ilmu artinya ‘mengetahui sesuat dengan sebenar-benarnya’ (إدْراكُ الشَّيءِ بِحَقيقَتِه ).

Ilmu terbagi dua; Teoritis, bisa sempurna dengan pengetahuan saja seperti pengetahuan tentang adanya alam semesta. Dan Praktis, tidak sempurna kecuali setelah dipraktekan, seperti ilmu tentang ibadah (shalat, zakat, dll.).

Ar-Raghib menyebutkan bahwa ta’lim (pengajaran) secara spesifik (khusus) membutuhkan pengulangan (تكرير) dan pengayaan (تكثير) sehingga penghasilkan efek (pengaruh) bagi muta’allim. Dari pendapat tersebut bisa difahami bahwa esensi (titik tekan) dari muta’allim adalah usaha untuk mempelajari ilmu dengan pengulangan dan pengayaan sehingga menguasai ilmu tersebut dengan sebenar-benarnya.

Makna kalimat daris.

Daris (دارس) berasal dari kata darasa (درس) artinya membaca (قرأ) (kitab/buku) dengan berulang-ulang sehingga mudah untuk dihafal. Dari darasa muncul tiga istilah yang sangat populer, yaitu; ad-dars (pelajaran), al-mudarris (guru) dan al-madrasah (sekolah).

Ad-Dars, sejumlah ilmu yang dipelajari pada waktu tertentu (المقدار من الْعلم يدرس فِي وَقت مَا). Al-Madrasah, tempat belajar dan mengajar (مَكَان الدَّرْس والتعليم). Al-Mudarris, laki-laki yang banyak belajar, banyak membaca dengan menulis dan selalu mengulang-ngulang pelajaran atau bacaannya (الرَّجُلُ الكَثِيرُ الدَّرْسِ، أَي التِّلاَوَةِ بالكِتَابة والمُكَرِّر لَهُ). (lihat Tajul ‘Arus dan Mu’jam Wasith). [4] [5] Untuk lebih memahami makna darasa bisa dipelajari dua ayat berikut:

{وَلَكِنْ كُونُوا رَبَّانِيِّينَ بِمَا كُنْتُمْ تُعَلِّمُونَ الْكِتَابَ وَبِمَا كُنْتُمْ تَدْرُسُونَ} [آل عمران: 79[

Artinya: “Akan tetapi (dia berkata): “Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya”.”

{أَمْ لَكُمْ كِتَابٌ فِيهِ تَدْرُسُونَ} [القلم: 37]

Artinya: “Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu membacanya?.”

Makna kalimat tholib.

Tholib berasal dari akar kata tholaba. Ibnul Mandzur dalam Lisanul Arab menyebutkan beberapa makna dari akar kata (طلب) . Makna-makna tersebut menggelitik hati penulis karena berhubungan erat dengan kondisi pelajar saat ini. Berikut adalah beberapa makna tersbut:

Pertama: الطَّلَبُ (ath-tholabu) : مُحاوَلَةُ وِجْدانِ الشَّيءِ وأَخْذِهArtinya : usaha untuk menemukan sesuatu dan mengambilnya.

Kedua: طَلَبَ (tholaba) :   رَغِبَArtinya : Menyukai

Ketiga: الطِّلْبَةُ (ath-thilbah) : مَا كَانَ لكَ عِنْدَ آخرَ مِنْ حَقٍّ تُطالِبه بِهِ Artinya : Anda memiliki suatu hak pada orang lain yang harus diambil/dituntut.

Keempat: التَّطَلُّبُ (ath-tathollub) : الطَّلَبُ مَرَّةً بَعْدَ أُخرى و طَلَبٌ فِي مُهْلة مِنْ مَوَاضِعَ Artinya : mencari berulang-ulang atau mencari di beberapa tempat.

Kelima: الطَّلِبَةُ (ath-tholibah) : الحاجةُ Artinya : kebutuhan, hajat(need).

Keenam: إِطْلابُ (ithlab) : إِنجازُها وقضاؤُهاArtinya : menyediakan dan melaksanakan.

Mari kita bahas lebih dalam makna-makna kata ‘tholib’ diatas sehingga bisa difahami menjadi satu kesatuan makna. Baca entri selengkapnya »

2013 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 23,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 9 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Ditulis dalam Tak Berkategori. 3 Comments »

Membuat Daftar Isi Blog Otomatis

Silahkan perhatikan tampilan blog ini! Ada tambahan halaman baru yaitu “Daftar Isi Blog”. Kalau Anda klik, isinya adalah judul semua tulisan yang ada di blog ini dari awal dibuat tahun 2009 sampai sekarang Desember 2013 dan tulisan yang akan datang.

daftar isi blog

Ternyata, membuat daftar isi blog seperti ini sangat mudah. Anda tinggal buat tulisan atau halaman baru. Copy paste kode dibawah ini, hapus garis miringnya (/) kemudian terbitkan atau publish.

[/archives/]

Pilihan bentuk daftar isi lainnya:

1. Menampilkan arsip 12 bulan terakhir:
[/archives type=monthly limit=12]
2. Menampilkan arsip 12 bulan terakhir dengan menampilkan jumlah arsip:
[/archives type=monthly limit=12 showcount=true]
3. Menampilkan arsip 18 hari terakhir:
[/archives type=daily limit=18]
4. Menampilkan arsip 32 posting terakhir:
[/archives limit=32]
5. Menampilkan arsip 3 minggu terakhir:
[/archives type=weekly limit=3]
6. Menampilkan arsip 12 bulan terakhir dalam bentuk menudropdown disertai tampilan jumlah arsip:
[/archives format=option type=monthly limit=12 showcount=true]
7. Menampilkan arsip 17 minggu disertai tampilan sebelum dan sesudah text:
[/archives type=weekly limit=17 before=' lama ' after=' baru ']
(sumber: http://kartikamayangsari.wordpress.com/2010/01/02/cara-membuat-daftar-isi-otomatis-di-wordpress/#comment-1496)

Daftar isi blog saya diatas menggunakan pilihan no. 4, tapi jumlahnya diganti menjadi 100 karena tulisan lebih dari 32, kalau cuma 32 tidak akan muncul semua.

Setiap kali Anda menambah tulisan, maka akan muncul paling atas, dengan syarat jumlah tulisan masih dibawah jumlah yang Anda tulis di kode.

Silahkan Anda coba satu persatu. Jangan lupa hapus garis miringnya (/) !

daftar isi4

daftar isi5

daftar isi6

daftar isi blog

Nasyid Sebagai Musik Alternatif

Posting ini bukan untuk membahas perbedaan pendapat tentang hukum musik. Hanya mengambil sisi baik dari musik yang bisa kita ambil. Lirik yang baik, berisi nasihat, memuat penyadaran, memberi kesadaran, mengingatkan, memberi nasihat, dan lain-lain.

Jika kita belum bisa meninggalkan musik, maka ambilah yang memiliki sisi baik. Nasyid bisa menjadi pilihan  alternatif. Ada banyak nasyid yang dikemas agar menjadi pengingat bagi pendengarnya. Liriknya mengajak kita untuk menyadari kesalahan, mengingatkan untuk tidak melalaikan kewajiban. dst.

Sebaiknya menghindari musik yang mengajak kepada kesesatan dan penyesatan, perusakan karakter dan kepribadian, menyebabkan lalai dari tugas dan kewajiban, mambuat terbuai dalam khayalan semu, dll.

Dibawah ini salah satu contoh nasyid yang cocok untuk anak remaja untuk menghindari hubungan antar lain jenis sebelum pernikahan.

Ini versi konsernya: Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Nasyid. Tag: , , . 2 Comments »

Kuliah Jum’at-1, Dua Orang Masuk Islam

 *  29 Nov 2013-25 Muharram 1435

 // Batas waktu mengingat manusia sangat terbatas. Dalam dua minggu, isi khutbah (nasihat) jumat sudah terlupa sama sekali.

 // Tulisan ini adalah awal untuk mendokumentasikan hasil-hasil yang berhasil saya serap saat mendengarkan khutbah jumat. Salah satu usaha mengikat ilmu dengan menuliskannya.

 // Jika ada bagian yang bisa saya tambah, saya usahakan menambahkan ayat atau hadits yang berkenaan dengan materi tersebut.

 # Isi khutbah Khutbah jumat 29 Nov 2013-25 Muharram 1435 lupa sama sekali. Padahal cuma dua minggu dan saya pulang kampung. Sepertinya memori/otak mengabaikan semua yang tidak diaanggap penting. Maka, berusahalah mencatat dan menulis semua yang Anda anggap penting langsung saat itu juga. Atau tulislah secara garis besar seperti memo.

 # Dua Orang Masuk Islam: mungkin dalam hidup saya inilah salah satu kejadian yang sangat besar yang pernah saya saksikan. Setelah shalat jumat di Mesjid Al-Iman, dua orang hamba Allah Swt. Datang bersimpuh untuk kembali kepada fitrah mereka, menjadi dua orang muslim.

 # Mereka adalah: Bapak Cung Lip Kong (saya tidak tahu apakah tulisannya benar) dari Jakarta Selatan, sebelumnya beragama Budha. Yang kedua Ibu Mei Hwa (saya juga tidak tahu apakah tulisannya benar) dari Tangerang, juga sebelumnya beragama Budha

 # Saat prosesi pengucapan Dua Kalimat Syahadat, banyak diantara kami yang menghadiri mengucurkan air mata kebahagiaan atas bertambahnya dua orang saudara seiman. Mereka berdua juga menangis bahagia. Baca entri selengkapnya »

Belajar Membuat Kartun dengan Inkscape

Ternyata membuat kartun tidak sesulit yang dibayangkan. Jadi, kalau ingin menguasai sesuatu jangan hanya membayangkan saja. Tapi, langsung pasang kuda-kuda, ambil peralatan, mulai. inilah hasil iseng-iseng belajar membuat kartun dengan Inkscape.

jilbaber1

Ini hasil goresan tangan saya di Inkscape. Sengaja saya upload yang masih belum sempurna, biar anda tahu ini betul-betul dibuat langsung.  Bros-nya lumayan keren ya, dirubah warna jadilah kancing gamis, ehm… sudah mulai dapat inspirasi nih hehe…

jilbaber2

Nah, inilah program inkscape, open source/free, boleh Anda gunakan, copy, sebarkan, kalau bisa obrak abrik dalemam program-nya, mangga, ga bakal kena razia. Gambar sebelah kanan, yang keren abis, bukan buatan saya lho, saya menjadikannya sampel. Saya copy dari blognya Mas Fadhli, silahkan berkunjung http://fadhlijauhari.wordpress.com/2013/05/20/kapan-menggunakan-jilbabkerudung/#comment-691 , saya sudah minta izin lho (walau belum diizinkan, hehehe…)

Mirip ga? Mana yang lebih bagus? Pasti yang kanan kan? Yang kiri belum beres lho hehehe… Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.